oleh

Progres Pengerukan Sungai Cipamokolan, Bekerja Maksimal Dengan Keterbatasan

BANDUNG, realitapublik.com,— Pelaksanaan pengerukan sedimentasi sungai Cipamokolan oleh Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 3 menunjukkan progres dari hari ke hari.

Sejauh ini, kata Serka Hamdani, pengerukan sedimentasi di sungai Cipamokolan sudah mencapai sekitar 800 meter (masing-masing 400 meter sisi kiri dan kanan). Panjang pengerukan sungai ditargetkan mencapai 3-4 Kilometer.

Namun dalam teknis pengerjaannya, satgas dan operator menemui tantangan karena kondisi sungai yang cukup lebar (20-25 meter) dan bantaran sungai yang cukup tinggi (6-8 meter). Dengan peralatan alat berat yang terbatas, 1 unit Excavator PC 200 dan 3 Armada Dumptruck.

Baca Juga  Satgas Sektor 21-01 Gelar Karya Bakti Sungai Cikeruh di Desa Rancaekek Kulon

“Pengerukan dengan alat berat harus disiasati. Kita tidak bisa langsung mengeruk sedimentasi yang ada di sungai diangkut ke dumptruck. Jadi harus dua kali langkah (keruk) untuk sampai ke armada truk,” jelas Serka Hamdani, Satgas Sektor 21-3 Cipamokolan, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga  Peresmian SPALDT di Asrama Pudsikhub Kodiklatad, Ini Harapan Satgas Citarum Sektor 21

“Pengerjaan juga harus dilakukan dari dua sisi, tidak bisa sekaligus karena lebar sungai cukup luas,” tambahnya.

Dengan kondisi dan teknis pengerjaan yang terbatas, berkonsekuensi terhadap progres hasil pengerukan. Pelaksanaan pengerukan dimulai sejak akhir Juli 2020, lanjut Serka Hamdani, sudah hampir dua bulan namun efektif pengerjaan baru 48 hari.

Baca Juga  Satgas Citarum Sektor 21-8 Gelar Karya Bakti Sungai di Desa Sukamukti

Meskipun dengan kondisi dan tantangan teknis yang ada, Satgas Citarum Sektor 21 dibawah Komandan Sektor Kol Inf Yusep Sudrajat. Akan tetap bekerja secara maksimal guna menormalisasi sungai Cipamokolan, agar aliran sungai tidak terhambat dan mengantisipasi luapan sungai. (Cuy)

Komentar

Realita Terbaru