oleh

Peringati HUT Ke-75 TNI, Dansektor 6 Gelar Tanam Pohon Di Bantaran DAS Citarum

RajaBackLink.com

BOJONGSOANG, realitapublik.com,— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 TNI, Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Arh Didik Suswandi menggelar tanam pohon bersama di bantaran DAS Citarum di Desa Bojong Sari Kecamatan Bojongsoang Kab. Bandung, Senin (5/10/2020).

Kegiatan tanam pohon ini dilakukan bersama masyarakat, Ormas dan aktivis lingkungan. Untuk sementara pohon yang ditanam sebanyak 350 pohon produktif terdiri dari pohon mangga, rambutan, jengkol, duku dan pohon petai.

Baca Juga  Melalui Komsos, Satgas Sektor 21-18 Ajak Warga Jaga Lingkungan

Dansektor 6 Kolonel Arh Didik Suswandi usai melaksanakan penanaman pohon mengatakan, ” penanaman pohon ini kami lakukan dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI sekaligus untuk memberikan motovasi kepada masyarakat agar mau peduli dan mau menjaga lingkungannya “.

Menurutnya, ” ratusan pohon yang ditanam merupakan tanaman keras terdiri dari pohon mangga, jengkol, petai, durian dan dukuh. Selain itu bantaran sungai citarum juga ditanami dengan tanaman vertiper tanaman yang berakar kuat yang dapat menahan abrasi “.

Baca Juga  Satgas sektor 21-13 Bersihkan Terusan Sungai Cimahi Sepanjang 100 Meter

Selanjutnya kata Dansektor, tanaman yang kita siapkan sebanyak 5.000 sampai dengan 10.000 pohon dan pelaksanaannya bertahap, sementara yang baru kita tanam hari ini sekitar 350 pohon. Kegiatan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali DAS Citarum. Jadi kita lakukan penghijauan dengan tanaman keras dan tanaman buah-buahan apabila sudah berbuah dapat dinikmati oleh masyarakat “.

Baca Juga  Satgas Sektor 21-02 Cileunyi Angkat Sampah 75 Kg Dari Sungai Cikeruh

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi memelihara lingkungan DAS Citarum dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon yang manfaatnya bisa dirasakan kemudian hari. ” Tentang progres penanganan Sungai Citarum, sejauh ini kami sudah menata DAS Citarum serta mengangkat sedimen yang berpotensi dapat menyebabkan terjadinya banjir, ” tandas Dansektor 6 Kolonel Arh Didik Suswandi. (Pen III/Cuy).

Komentar

Realita Terbaru