oleh

Pengerukan Sedimentasi Sungai Cipamokolan Mencapai Sepanjang 2.300 Meter

BANDUNG, realitapublik.com,— Pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat di sungai Cipamokolan yang berlokasi di perbatasan desa Tegalluar dan Bojongsoang saat ini telah mencapai sepanjang 2.300 Meter.

Dijelaskan Serka Hamdani selaku Dansubsektor Satgas Sektor 21-3 Cipamokolan, progres pengerjaan pengerukan sedimentasi sepanjang 2.300 Meter meliputi 1.000 M di sisi Barat dan 1.300 M di sisi Timur.

Baca Juga  Melalui Komsos, Satgas Ajak Masyarakat Menjadi Pelopor Kebersihan dan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Untuk pengerukan di sungai Cipamokolan, Serka Hamdani menyebutkan bahwa target pengerjaan sesuai kontrak alat berat hingga 23 Desember 2020.

“Untuk pengerukan sebelah selatan sisi kiri (barat) dan kanan (timur) sudah selesai. Saat ini sedang pengerjaan sebelah utara baru mencapai 300 meter sisi kanan (timur) sebelah utara,” ujar Serka Hamdani, Rabu (3/12/2020).

Baca Juga  Cakup Wilayah 4 Desa, Satgas Citarum Sektor 21-5 Rutin Karya Bakti dan Komsos

“Jadi sekitar 10 hari lagi pengerjaan pengerukan di sebelah utara sisi kiri dan kanan, itu belum dipotong hari libur,” tambahnya.

Sesuai perintah Komandan Sektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat, kata Serka Hamdani, setelah sungai selesai dilakukan pengerukan, anggota satgas diwajibkan menanam pohon keras di bantaran sungai yang berguna sebagai penahan tanah di bantaran agar tidak mudah abrasi terkena arus aliran sungai.

Baca Juga  Karya Bakti Sungai Citepus Satgas Citarum Sektor 21-6

“Untuk penanaman pohon di bantaran, saat ini kami satgas subsektor 3 bersama warga telah melakukan penanaman kembali sebanyak 250 bibit pohon mahoni,” terang Serka Hamdani. (Cuy)

Komentar

Realita Terbaru