oleh

Mulai 11 Januari Hingga 25 Januari 2021, Pemerintah Indonesia Terapkan PSBB Jawa-Bali

JAKARTA, realitapublik.com,— Berlaku sejak 11 Januari hingga 25 Januari 2021, Pemerintah Indonesia akan melaksanakan pembatasan mobilitas masyarakat secara ketat khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Keputusan melakukan PSBB Jawa-Bali dengan harapan penularan Covid-19 bisa dicegah atau dikurangi seminimal mungkin.

Melalui keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Rabu 6 Januari 2021, Menkes Budi menyebutkan saat ini sudah ada lebih dari 500 tenaga kesehatan yang gugur selama bertugas.

Baca Juga  Pandemi Covid-19, Laz Al Hilal Bagikan 50 Ton Beras Untuk Guru Ngaji dan Anak Yatim

Pihaknya pun meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama pandemi Covid-19. Hal ini setidaknya dapat membantu mengurangi ketertularan virus, guna melindungi, dan menjaga sesama dan para tenaga kesehatan.

“Kita lindungi dan jaga mereka dengan mengurangi mobilitas mulai 11 Januari 2021 ini untuk menjaga, melindungi, dan mengawal tenaga kesehatan kita,” terang Menkes Budi.

Baca Juga  Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi COVID-19

Sementara, melalui laman Instagram resmi Kementerian Kesehatan Indonesia @kemenkes_ri terdapat setidaknya 4 kriteria daerah yang diberlakukan pembatasan ketat, di antaranya.

1. Provinsi atau kabupaten kota yang memenuhi salah satu dari parameter jumlah kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional yaitu 3 persen.

Baca Juga  Jabar Luncurkan Pasar Digital, Ditengah Pandemi COVID-19

2. Tingkat kesembuhan di bawah rata-rata angka kesembuhan nasional yaitu, di bawah 82 persen.

3. Tingkat kasus aktif di atas rata-rata nasional yaitu 14 persen.

4. Tingkat keterisian RS atau Bed Occupancy Rate di atas angka 70 persen.

Komentar

Realita Terbaru