oleh

Memo Hermawan : Masih Ada Sekitar 26ribu Warga Jabar Belum Menikmati Listrik

BANDUNG, Realitapublik.com,— Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Drs.H.Memo Hermawan merasa prihatin, ternyata hingga kini masih ada sekitar 26ribu jiwa masyarakat Jawa Barat belum dapat  menikmati pasokan aliran listrik.

Masih cukup banyaknya masyarakat Jabar yang belum mendapatkan aliran listrik, sungguh sangat ironis, mengingat provinsi Jawa Barat sebagai lumbung listrik nasional.  Hal ini, karena ada beberapa bendungan atau waduk sebagai pembangkit listrik.

Waduk Saguling, waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur yang berada di wilayah  Provinsi Jawa Barat merupakan pusat pembangkit Listrik Nasional, bahkan seluruh kebutuhan akan listrik se Pulau Jawa dan Bali berasal dari pembangkit listrik di Jabar.

Hal ini sungguh ironis bila melihat, data dari Dinas ESDM Jabar, ternyata masih ada sekitar 26ribu warga Jabar kurang mampu belum menikmati aliran listrik, kata Memo Hermawan saat ditemui di gedung DPRD Jabar, jalan Diponegoro No 27 Bandung, Rabu (10/2-2021).

Dikatakan Memo, sebenarnya tidak begitu susah bagi pemerintah provinsi Jabar untuk memenuhi kebutuhan akan listrik bagi  masyarakat kurang mampu. Karena kita di DPRD Jabar khususnya Komisi IV telah berupaya untuk mendorong penambahan anggaran kebutuhan akan listrik kepada Dinas ESDM Jabar. Tetapi maslahah, anggaran untuk kebutuhan listrik selalu dipangkas oleh TAPD.

 “Dari sisi anggaran Komisi IV sudah mendorong penambahan anggaran untuk Dinas ESDM agar mampu menyerlesaikan masalah Elektrika, tetapi kurang mendapat respon, bahkan anggaran untuk kelistrikan selalu dipangkas”, ujar Memo yang juga KetuaFraksi PDIP DPRD Jabar ini.

Memo juga mengatakan, memang kalau dilihat dari rasio warga yang belum mendapatkan pasokan listrik tinggal kurang 0,001 persen, dari total jumlah penduduk Jabar yang hampir 50 juta jiwa.

Masih cukup banyaknya warga Jabar yang belum menerima pasokan listrik tersebar di seluruh Kabupaten/kota se Jabar. Bahkan berdasarkan data dari Cabang Dinas ESDM Jabar, ternyata pendistribusian listrik bagi warga kurang mampu ternyata tidak merata.  Hal ini terjadi di Cabang Dinas ESDM Wilayah I Cianjur, ujar politisi senior PDI Perjuangan Jabar ini.

Lebih lanjut politisi senior PDIP Jabar dari daerah pemilihan Kab. Garut ini mengatakan, beberapa waktu lalu rombongan Komisi IV DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Cabang Dinas ESDM Wilayah I Cianjur.

Wilayah kerja Cabang Dinas  ESDM Wilayah I Cianjur yang meliputi tiga daerah yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten/kota Sukabumi, berdasarkan informasi dari pejabat Cadin ESDM Wilayah I Cianjur, ternyata masih ada ribuan warga Jabar yang tinggal di 3 daerah tersebut, juga belum dapat menikmati pasokan aliran listrik, ujarnya. 

Kebutuhan akan listrik, termasuk juga bagi warga kurang mampu tentunya sangat mendukung untuk kegiatan rumah tangga, dan kebutuhan belajar.Apalagi, saat ini kata mantan Bupati Garut ini, masih dalam kondisi pandemi covid-19, dimana proses pembelajaran dilakukan  secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang tentunya sangat membutuhkan akan listrik.

Kedepan Komisi IV  minta kepada Pemprov Jabar agar tidak ada lagi pemangkasan anggaran  untuk kelistrikan, sehingga permaslaahan yang berkaitan dengan elektrika segera terselasaikan, tandasnya. (adikarya/yadi).

Komentar

Realita Terbaru