oleh

Satgas Citarum Sektor 21, Menanti Sentuhan Dansektor Kol Arm Nursamsudin



BANDUNG, realitapublik.com,— Baru menjabat sebagai Dansektor 21 Satgas Citarum Harum, Kol Arm Nursamsudin langsung tancap gas mempelajari permasalahan dengan terjun langsung ke lapangan.

Menggantikan Dansektor sebelumnya Kol Inf (kini: Brigjen TNI) Yusep Sudrajat yang dipromosikan menjabat Kadislaikad. Kol Arm Nursamsudin mengakui bahwa butuh waktu mempelajari persoalan yang ada di wilayah Satgas Sektor 21, karena mencakup wilayah yang cukup luas (Cimahi, Kab Bandung dan Sumedang). Ditambah tantangan yang cukup berat dalam pencapaian Dansektor sebelumnya.

Baca Juga  Karya Bakti Sungai Cimahi di Kelurahan Citeureup Cimahi Utara

Namun dirinya menegaskan akan menjaga, memelihara serta meningkatkan apa yang telah dicapai Satgas Sektor 21 selama ini di bawah kepemimpinan sebelumnya.

“Untuk saat ini saya akan coba mempelajari permasalahan yang ada di masing-masing subsektor yang tersebar di Kota Cimahi, Kabupaten dan Sumedang,” ujar Kol Arm Nursamsudin, beberapa hari lalu (03/02/2021).

“Untuk sementara saya akan melakukan pengecekan secara internal ke setiap subsektor, sekaligus belanja masalah sebelum melakukan renaksi lebih lanjut,” tambah Kolonel Nursamsudin yang juga pernah menjabat Aster Kodam I/BB.

Baca Juga  Satgas Sektor 21-02 Cileunyi Angkat Sampah 75 Kg Dari Sungai Cikeruh

Mengawali tugasnya menjadi Dansektor 21, dirinya akan melakukan sidak atau kunjungan ke tiap-tiap Subsektor. Hari pertama (Kamis, 04/02/2021) melaksanakan sidak lapangan, Kol Arm Nursamsudin langsung mengunjungi 3 wilayah Subsektor, diantaranya Sub 3 (Cipamokolan), Sub 11 (Lagadar) dan Sub 10 (Margaasih).

Baca Juga  Satgas Citarum Sektor 21-13 Bersihkan Aliran Sungai Cibaligo Kelurahan Utama

Saat mengunjungi Subsektor 3 Cipamokolan, Dansektor 21 Kol Arm Nursamsudin mengecek lokasi pengerukan sedimentasi. Mendengar dan melihat laporan yang disampaikan Dansubsektor 21-3 Serka Hamdani.

Diketahui, pengerukan sedimentasi sungai Cipamokolan merupakan lanjutan program pengerukan di tahun sebelumnya (2020). Untuk tahun ini, direncanakan pengerukan sungai Cipamokolan dengan menggunakan alat berat akan dilakukan di sepanjang 2,5 KM di wilayah Desa Tegalluar, Kecamatan Bojong soang. (Cuy)

Komentar