oleh

Anggotanya Salah Sasaran dan Langgar SOP, Polda Jatim Minta Maaf

MALANG, realitapublik.com,— Kasus penggerebekan salah sasaran yang dilakukan empat orang anggota Satreskoba Polresta Malang terhadap perwira menengah TNI AD, saat ini sedang didalami Bidang Provesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Malang.

Kejadian salah sasaran dan diduga menyalahi SOP tersebut terjadi dalam penggerebekan yang terjadi di Hotel Regent, Malang, Kamis 25 Maret 2021 lalu.

Baca Juga  Polisi Tangkap dan Lumpuhkan Kurir Sabu 1 Kg Di Teluk Betung Bandarlampung

Alih-alih ingin melakukan penggerebekan terkait penyalahgunaan narkoba, ini justru menangkap Anggota TNI Angkatan Darat yakni Kol Chb I Wayan Sudarsana selaku  Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad, yang saat itu sedang bertugas sebagai Pemeriksa Materil Perbekalan dan Fasilitas (Rikmat Bekfas) TW I Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan 9 Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Ganja Dan Obat Terlarang

Polda Jawa Timur melalui Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan Propam dari Polresta Kota Malang telah menangani kasus ini. Gatot berharap, kejadian ini tak terulang lagi.

“Namun, petunjuk dalam hal penanganan kesalahan anggota tetap dilakukan tindakan terhadap para anggota yang terlibat. Saat ini sudah dilakukan penanganan oleh Propam dari Polresta Malang,” ungkap Gatot.

Baca Juga  Terlibat Narkoba, Propam Polda Jabar Amankan 12 Anggota Polsek Astana Anyar

Atas  kejadian tersebut, Gatot menyampaikan permohonan maaf dan sudah dilakukan mediasi. Harapannya, kejadian ini tidak merusak hubungan TNI dan Polri.

“Jelas-jelas salah prosedur. Itu sudah dilakukan mediasi dan kami juga mengajukan permohonan maaf dan sudah diterima,” tutur Gatot. (red)

Komentar