oleh

Khairunisa, Bocah 5 Tahun Hilang Terbawa Arus Sungai

BANDARLAMPUNG, realitapublik.com,— Bocah 5 Tahun, Khairunisa dikabarkan hilang terbawa arus drainase atau selokan di wilayah Langkapura, Bandarlampung, Senin (22/3/2021) sore. Bocah malang tersebut merupakan anak dari Iyut Puspitasari, warga Jalan Bukit Cendana, Perumahan Bunga Panorama, Langkapura Baru.

Menurut informasi, saat itu korban bersama sama ibunya hendak mengantarkan pergi mengaji. Namun karena hujan semakin deras, setelah berjalan lebih dari 200 Meter dari rumah, sang ibu meninggalkan sang anak untuk kembali ke rumah mengambil payung.

Baca Juga  Tragis, Bayi Dibunuh Ibunya Lantaran Wajahnya Mirip Selingkuhan

Sekembalinya sang ibu mengambil payung di rumah, dirinya melihat korban telah terbawa arus gorong gorong yang saat itu meluap.

Sejumlah warga dan saksi mata mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat hujan deras Senin sore, dan aliran air drainase meluap. Tiba-tiba warga melihat bocah itu terseret arus. Sejumlah warga mencoba menolong, namun kondisi aliran air yang deras membuat warga tak bisa berbuat banyak.

Hasti Dwi Pertiwi, salah satu saksi mengatakan, sekitar pukul 16.00 WIB tadi, dirinya mendengar suara sang nenek teriak-teriak sembari mengatakan ada anak kecil hanyut. Hasti yang penasaran langsung melihat ke arah kali di dekat rumahnya, dan melihat langsung seorang bocah terbawa arus.

Baca Juga  Pemenang Pilkada 2020 Kota Bandar Lampung, Didiskualifikasi?

“Saya mau nolongin juga gimana, gede bener airnya. Tadi nenek juga mau nolongin, tapi kalinya gede gitu (aliran air),” Ungkap Hasti.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman mengatakan, setelah mengetahui informasi bocah tenggelam itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Dengan dibantu Basarnas, TNI dan Kepolisian, tim langsung melakukan pencarian.

Baca Juga  Dua Perusahaan di Bandarlampung Tutup Gara-Gara Covid 19, Sebanyak 200 Karyawan di-PHK

Penyisiran dilakukan tim di sepanjang aliran drainase hingga ke aliran sungai. Sejumlah peralatan seperti perahu karet, dikerahkan untuk mencari korban.

“Warga sudah menyisir dari lokasi TKP sampai ke sini (jembatan). Dan kami akan meneruskan pencarian dari sini, dan seterusnya,” Kata Syamsul di lokasi kejadian.

Terpantau, hingga pukul 19.50 WIB, korban belum ditemukan. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyusuri aliran drainase. (*)

Komentar

Realita Terbaru