oleh

Menjaga Kesehatan Memulihkan Perekonomian Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19

PURWAKARTA, Realitapublik.com,— Anggota DPRD Jawa Barat, Hj.Iis Turniasih dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, sejak pandemic covid-19, kita semua terpukul, seluruh sector perekonomian yang paling terdampak. Namun, hanya sector ketahanan pangan/ pertanian masih masih tetap bertahan.

Covid-19 memang pukulan berat bagi kita semua, bahkan kini sudah setahun pandemic covid-19 melanda kita, untuk itu mari kita jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

“ Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, untuk itu mari kita jaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan 3M, agar secepatnya memutus rantai penyebaran covid-19”, pinta Iis Turniasih, anggota Komisi IV DPRD Jabar saat melakukan kegiatan reses  II di sebuah hotel Purkawarta.

Iis juga mengatakan, kita semua terdampak pandemic covid-19, untuk itu, kita di DPRD Jabar bersama Pemprov Jabar berupaya mendukung masyarakat melalui program keberpihakan kepada masyarakat. Salah satunya yaitu melalui program bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu)    

Program Rutilahu yang diluncurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat hidup bersama dengan keluarganya dirumah yang layak dan nyaman.  Jadi program rutilahu ini cukup mulia, untuk itulah, setiap tahun DPRD Jabar berupaya menambah jumlah alokasi anggaran, agar jumlah masyarakat penerima program rutilahu juga bertambah.

Untuk tahun 2021, masyarakat yang menerima program rutilahu mendapatkan anggaran sebesar Rp.17 juta rupiah, namun, bukan dalam bentuk uang cash melain dalam bentuk material barang. Jadi diberikan dalam bentuk material barang.

Guna memaksimalkan anggaran sebesar Rp.17 juta tersebut, tentunya dalam melakukan renovasi rumah tidak layak huni maka dilakukan secara bergotong royong sesama warga, ujar Hj.Iis Turniasih kepada perwakilan warga yang hadir dalam kegiatan resesnya.

Dikatakan, di Purwakarta ini, masih cukup banyak rumah warga tidak layak huni, dan ini harus menjadi perhatian dari pemerintah provinsi maupun kabupaten Purwakarta sendiri. Namun, tentunya, pembangunan rutilahu tidak dapat dilakukan sekaligus dalam satu tahun anggaran, hal ini karena keterbatasan anggaran dan sector lain juga harus mendapatkan anggaran untuk kemajuan pembangunan. 

Lebih lanjut Iis Turniasih yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar ini mengatakan, sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Purwakarta dan Karawang, tentu dirinya bersama anggota DPRD Jabar dari dapil Purwakarta –Karawang, akan terus berupaya berjuang agar Purwakata khususnya mendapat penambahan alokasi anggaran, sehingga kedepan pembangunan dan kehidupan masyarakat Purwakarta semakin maju dan perekonomian masyarakat meningkat, tandasnya. (adikarya/yadi).

Komentar

Realita Terbaru