oleh

Torehkan 3 Medali di Kejuaraan Nasional, Pengcab Muaythai Kabupaten Bandung Optimis Menatap Porda 2022

BANDUNG, realitapublik.com,— Meraih 3 Medali (2 Emas dan 1 Perak) di ajang Kejurnas IX & Liganas Seri XII Muaythai, di Kendari, Sulawesi Tenggara. Membuat Pengcab Muaythai Kabupaten Bandung optimis bisa melanjutkan tren positif ini dalam menatap event Porda tahun 2022 mendatang.

“Ketiga atlet muaythai kabupaten Bandung yang berlaga di Kejurnas Sulawesi tenggara ini patut dibanggakan. Mereka menunjukan motto pengcab kabupaten bandung yaitu menyerah bukan juara,” ucap Budi Rahman S.H., M.H. Ketua Pengcab Muaythai Kab Bandung, seusai menyaksikan dan mendampingi ketiga atletnya bertanding di laga Final Kejurnas IX dan Liganas Seri XII Muaythai di Kendari, Jumat (26/03/2021).

Baca Juga  3 Atlet Muaythai Kabupaten Bandung Siap Bertarung Maksimal di Kendari

Masing-masing medali yang disumbangkan Kabupaten Bandung untuk Jawa Barat diantaranya, Medali Emas ditorehkan melalui Aditia Wijaya Ulhaq di Kelas 33 Kg Kadet Putra. Medali Emas kedua diraih oleh Ghina Khairunnisa di Kelas 54 Kg Junior Putri, serta Medali Perak melalui Fransisca Eka Marsyafani di Kelas 51 Kg Junior Putri.

Dengan torehan yang diraih dalam pertandingan skala nasional ini, Budi Rahman menyebut Atlet Muaythai Kabupaten bisa menunjukan kualitas dan mental bertanding serta siap bersaing dalam ajang-ajang kejuaraan mendatang. Khususnya untuk perhelatan Porda 2022.

Baca Juga  Terjunkan 3 Atlet, Pengcab Muaythai Kab Bandung Optimis Raih Hasil Maksimal Ajang Kejurnas IX dan Liganas Seri IIX di Kendari

“Kita akan mempersiapkan tahap persiapan umum dua. Semoga target medali untuk muaythai Kabupaten Bandung akan tercapai di Porda. Ini bukan kesombongan, tapi ini kan olahraga yang terukur, dari kemampuan fisik, daya tahan, kelenturan, dan teknik mereka terlihat mumpuni,” ungkapnya.

Hasil ini, kata Budi Rahman, bisa menjadi motivasi bagi atlet muaythai kabupaten bandung lainnya, yang memang belum berkesempatan maju dan bertanding dalam ajang kejuaraan nasional sebelum Porda mendatang.

Meskipun baru terbentuk tahun 2018 lalu, Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Kabupaten Bandung yang diketuai Budi Rahman S.H., M.H langsung tancap gas dalam melakukan persiapan dan pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet Muaythai yang berprestasi guna mengharumkan nama Kabupaten Bandung.

Baca Juga  Terjunkan 3 Atlet, Pengcab Muaythai Kab Bandung Optimis Raih Hasil Maksimal Ajang Kejurnas IX dan Liganas Seri IIX di Kendari

Bagi pria yang berprofesi sebagai Advokat di Kantor Hukum Sultan Al Fatih & Co, membina dan menekuni dunia olahraga bela diri bukanlah hal yang pertama kali. Dirinya merupakan anak asuh Abah Wiwih, yang saat ini menjadi kepala pelatih atlet Muaythai Kabupaten Bandung.

Dirinya berharap, kedepan Pemerintah daerah bisa memberikan perhatian lebih terhadap atlet-atlet generasi muda yang berprestasi. “Semoga keberpihakan terhadap insan olahraga tinggi,” tandasnya. (Cuy)

Komentar

Realita Terbaru