oleh

Adukan Nasib, Pengelola Parkir Pasar kosambi Meminta Perlindungan Hukum dan Sosial Wali Kota Bandung

RajaBackLink.com

BANDUNG, realitapublik.com,— Merasa pengelolaan diambil alih secara paksa, eks-Pengelola parkir Pasar Kosambi CV. Mandiri Pratama adukan nasib dengan mengirimkan surat ke Wali Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung, Senin (26/04/2021).

Dijelaskan Riri selaku perwakilan CV. Pratama Mandiri, pengambilalihan pengelolaan parkir secara paksa terjadi pada awal bulan Maret 2021. Secara tiba-tiba, ada seseorang mengatasnamakan perusahaan dengan membawa surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) No. 027/PKS06a-PERUMDA. PJ/2021, mengklaim sebagai pengelola baru perparkiran Pasar Kosambi, Bandung.

Baca Juga  Pemkot Bandung Mengijinkan Mal Buka Kembali, Asalkan ?...

Hal itu, kata Riri, sontak membuat kaget pengelola parkir CV. Mandiri Pratama yang dikelola Bu Mimin dan Bapak Sutarman. Tak hanya berbekal surat PKS, perusahaan yang mengklaim sebagai pengelola baru juga membawa puluhan orang yang diduga preman, hal itu membuat pengelola lama merasa terintimidasi.

Baca Juga  Rafael Situmorang Dukung Tuntutan P3B Agar Pemkot Bandung Segera Izinkan Buka Tempat Hiburan Malam

“Jadi kita sekarang akan meminta perlindungan hukum dan sosial. Saya sudah memberikan surat kepada bapak Wali Kota sebagai kuasa pemilik modal penuh terhadap perusahaan daerah,” ungkap Riri bersama pengelola parkir lama dan sejumlah karyawan di pelataran Pemkot Bandung, seusai menyampaikan surat ke Wali Kota.

Baca Juga  Rafael Situmorang Dukung Tuntutan P3B Agar Pemkot Bandung Segera Izinkan Buka Tempat Hiburan Malam

“Kita juga melayangkan surat-surat sebagai fungsi pengawasan kepada DPRD Kota Bandung khususnya Komisi B, kemudian kepada Gubernur juga, kemudian juga kepada LKPP karena ini tidak transparan. Kalau perlu kita juga akan menyurati ombudsman,” bebernya.

Komentar

Realita Terbaru