oleh

THR Idul Fitri 1442 Bagi ASN TNI dan Polri Mulai Cair 28 April 2021

JAKARTA, realitapublik.com,— Pencairan dana tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) seperti PNS, TNI, dan Polri paling cepat mulai dilakukan pada 28 April 2021. Hal itu dipastikan sesuai informasi yang sudah disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Airlangga beberapa waktu lalu.

Informasi tersebut menjelaskan pencairan THR bertahap mulai H-10 sampai H-5 lebaran.

Dikatakan Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sudarso, perhitungan H-10 jatuh pada 28 April 2021 memperhitungkan hari efektif kerja PNS dan cuti bersama Lebaran yang jatuh pada 12 Mei 2021.

Baca Juga  Sambut Ramadhan 1442 H, Zamedia Gandeng Tim Prabu Polrestabes Bandung Bakti Sosial Bagikan Paket Kebutuhan Pokok

“Pembayaran THR paling cepat 10 hari kerja sebelum hari raya, berarti bisa mulai tanggal 28 April 2021,” ungkap Sudarso, Senin (26/04/2021).

Saat ini, kata Sudarso, Kementerian Keuangan sudah menyelesaikan aturan yang mengatur soal pencairan bonus lebaran kepada para abdi negara itu. Aturan berbentuk rancangan peraturan pemerintah (rpp) dan peraturan menteri keuangan (pmk).

Rancangan Peraturan Pemerintah hanya tinggal membutuhkan bubuh tanda tangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk selanjutnya diundangkan. Sedangkan Peraturan Menteri Keuangan sudah siap, tinggal menunggu RPP dikeluarkan.

Baca Juga  Cek Beberapa Posko Penyekatan Mudik Lebaran 2021, Pangdam III Siliwangi Berikan Apresiasi Personil di Lapangan

“Rpp sedang proses penetapan oleh presiden dan demikian juga dengan permenkeu-nya,” ucapnya.

Sejalan dengan rpp dan pmk yang belum dikeluarkan, Direktur Pengelolaan Kas Negara merangkap Plt. Sekretaris Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Didyk Choiroel mengatakan belum ada pengajuan pencairan anggaran THR dari satuan kerja (satker) di masing-masing kementerian/lembaga ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Kendati begitu, ia mengatakan para satker tentu sudah mulai bersiap untuk mengajukan pencairan anggaran sembari menunggu rpp dan pmk dikeluarkan.

“Sebenarnya simultan, sambil menunggu pp dan pmk, para satker juga sudah mulai menyiapkan pengajuan, sehingga setelah pp dan pmk ditetapkan, pengajuan pembayaran segera dilakukan,” kata Didyk kepada redaksi secara terpisah.

Baca Juga  Viral Video Jozeph Hina Nabi Muhammad, Ustadz Yusuf Mansur: Harus Proses Hukum

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pencairan THR akan dilakukan pada H-10 sampai H-5 Lebaran dengan pagu anggaran mencapai Rp30,6 triliun.

“Saat ini, peraturan pemerintah dalam tahap paraf bersama untuk kemudian ditandatangani presiden,” kata Menteri Keuangan.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini efek uang beredar dari pemberian THR akan mencapai Rp150 triliun. Jumlahnya setara 1 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. 

Komentar

Realita Terbaru