oleh

TPS 3R di Desa Manggungharja, KSM Padepokan Terus Melakukan Kesiapan Pelaksanaan Pembangunan

CIPARAY, realitapublik.com,— Warga dusun Padepokan telah melakukan berbagai persiapan terkait rencana dibangunnya TPS 3R di desa Manggungharja Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Rencananya, TPS 3R yang dibangun di desa Manggungharja akan menampung dan mengelola sampah atau limbah rumah tangga dari 6 RW dari 22 RW yang ada di desa tersebut. Diantaranya RW 10, 11, 12, 13, 14 dan 15.

Lokasi pembangunan TPS 3R menggunakan lahan carik milik desa yang berlokasi di kampung Cimeulang diantara RW 13 dan 14. Lokasi ini sebelumnya memang sudah dijadikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dipilihnya lokasi ini, karena akses jalan dan lahan yang dibutuhkan memenuhi syarat dan jumlah penduduknya lebih banyak dari dusun lain.

Baca Juga  Satgas Sektor 21-3 Angkat Sampah 100 Kg Dari Aliran Sungai Cipamokolan

Dengan dibangunnya TPS 3R, warga berharap selain pengelolaan sampah menjadi lebih baik, dampak akibat TPS yang ada selama ini tidak terjadi lagi. Karena selama ini TPS yang ada menimbulkan asap dan terkadang bau tak sedap, karena sampah dimusnahkan dengan cara di bakar dan bau ditimbulkan bila sampah menumpuk dan basah.

Mewakili masyarakat dusun Padepokan desa Manggungharja, Uu Suwandana S.Pd. selaku Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Padepokan yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pembangunan TPS 3R di desa Manggungharja, sangat menyambut baik sekali atas program yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR dan Satgas Citarum Harum.

Baca Juga  Lanjutkan Pengerukan Sedimentasi Cipamokolan, Tetap Berusaha Maksimal Di Musim Penghujan

“Mudah-mudahan kami dari kelompok swadaya masyarakat (ksm) dan masyarakat lainnya bisa ikut andil dalam mensukseskan program tps 3r ini,” ujarnya, Minggu (04/04/2021).

Secara integral, kata Uu, kami dari KSM Padepokan sudah melaksanakan beberapa tugas yang diarahkan oleh tim TFL (Tenaga Fasilitator Lapangan). Yang pertama melakukan persiapan-persiapan pelaksanaan terkait pembangunan, yakni sosialisasi kepada masyarakat.

“Yang kedua, adalah tempat kegiatan pembangunan. Yang sampai saat ini secara administratif sudah dilaksanakan oleh pihak pendamping atau tfl,” sebutnya.

Dengan demikian, dirinya bersama anggota KSM semuanya serta KPP, sudah melaksanakan beberapa kegiatan lapangan yang menyangkut unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TPS 3R ini. Di antara nya, sosialisasi penimbangan sampah, sosialisasi kepada masyarakat yang difasilitasi sesuai dengan tata kelola yang diatur.

Baca Juga  Melalui Komsos, Satgas Sektor 21-18 Ajak Warga Jaga Lingkungan

“Yang pertama, ruang lingkup dari pada pelaksanaan tps 3r itu, kami baru melaksanakan sosialisasi kepada 2 rw, rw 13 dan 14. Namun kedepannya, karena tps 3r ini mencakup satu dusun yang terdiri dari 6 rw. Teknik dan pelaksanaan nya tergantung dari hasil musyawarah, supaya tidak ada hal hal yang tidak diinginkan. Hal hal yang perlu dibenahi akan disosialisasikan kedepan,” jelasnya. (Cuy).

Komentar