oleh

Akan Menggelar Aksi di Sejumlah Daerah, KSPI Tetap Akan Perhatikan Protokol Kesehatan

JAKARTA, realitapublik.com,— Bakal menggelar aksi massa serentak di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal menggelar aksi serentak di sejumlah kota dengan tetap perhatikan protokol kesehatan (prokes).

Hal itu disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 selama demonstrasi. “Bila perlu kami akan menunjukkan rapid test antigen. (Akan) memakai masker, hand sanitizer dan menjaga jarak,” ucap Said di Jakarta, Sabtu (01/05/2021).

Baca Juga  Peringatan Hari Buruh 2021, DPRD Jabar: Prioritaskan Kesejahteraan Buruh

Sebelum aksi, kata Said, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan aparat keamanan. Hal ini supaya aksi tetap mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19.

Selama aksi menaati protokol kesehatan, harap Said Iqbal, aparat serta Satgas Covid-19 tidak melarang setiap aksi buruh, baik yang di Jakarta maupun di sejumlah daerah lainnya.

Dalam peringatan Hari Buruh tahun ini, disebutkan Said Iqbal, KSPI hanya mengajukan dua tuntutan. Kedua tuntutan itu adalah mencabut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau Omnibuslaw dan pemberlakuan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) pada 2021.

Baca Juga  Aksi Massa Hari Buruh 2021 di Jabar Terapkan Prokes

“Batalkan UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, khususnya klaster ketenagakerjaan. Kami meminta hakim MK memperkenankan uji materiil dan uji formil terhadap UU Cipta Kerja tersebut,” tegasnya.

Rencananya, KSPI akan mengerahkan 50 ribu buruh dalam peringatan May Day, Sabtu 1 Mei 2021 ini. Iqbal menjelaskan, aksi buruh itu tidak hanya berlangsung di Jakarta. Aksi buruh bakal tersebar di sejumlah kota di Tanah Air.

Baca Juga  Aksi Massa Hari Buruh 2021 di Jabar Terapkan Prokes

“KSPI bersama gerakan buruh lain dan gerakan mahasiswa akan melakukan aksi besar-besaran dalam May Day. 50 ribu buruh di 24 provinsi, lebih dari 200 kabupaten/kota dan 3 ribuan pabrikan akan bergabung dalam aksi May Day ini,” ujar Iqbal.

Menurut dia, peringatan Hari Buruhdi Jakarta akan dipusatkan di depan Istana Negara serta Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). (cuy/dbs).

Komentar

Realita Terbaru