oleh

Indikator Penilaian Berubah , Kemantapan Jalan Provinsi Jabar Turun Signifikan

BANDUNG, Realitapublik.com,— Pada tahun 2018 lalu, tingkat kemantapan jalan provinsi Jabar sudah mendepakati persentase 99 persen. Namun, sekarang turun cukup signifikan yaitu dibawah 90 persen.  Turunnya persentase kemantapan jalan provinsi ini, lebih disebabkan karena adanya penambahan item dalam penilaian kemantapan jalan yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR RI.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Jabar, dulu penilaian kemantapan jalan hanya dua, yaitu dilihat dari banyaknya jumlah lubang dijalan dan kondisi jalan yang bergelombang.  Namun, kini indikatornya bermbah hingga menjadi 20 item.  Sehingga, kemantapan jalan provinsi turun cukup signifikan, yaitu dari semula sekitar 98 persen lebih atau mendekati 99 persen, kini menjadi kurang dari 90 persen.

Penambahan indikator inilah yang menyebabkan, kemantapan jalan provinsi Jabar turun cukup segnifikan, belum lagi dihantam hujan, ujar kang Memo—saapaan Memo Hermawan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (25/5-2021).

Terkiat adanya penurunan persentase kemantapan jalan provinsi, maka DPRD Jabar bersama Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang untuk berupaya meningkatkan kembali persentase kemantapan jalan.

“Komisi IV DPRD Jabar mendorong dan mengalokasi anggaran cukup signifikan dalam setiap penyusunan anggaran APBD.  Bahkan nilai terbesar ketiga dibawah Dinas Pendidikan dan Dinas KEsehatan”, ujar Kang Memo yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Jabar ini.

Ia menambahkan,  cukup besarnya anggaran untuk sector infrastruktur jalan, bertujuan agar seluruh jalan-jalan provinsi dalam kondisi layak atau terjaga kemantapannya.

Dengan kondisi infrastruktur jalan yang layak tentunya menambah kelancaran arus transportasi orang dan barang. Sehingga, secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Barat, ujarnya.

Namun,  wakil Bupati Garut periode 2004-2009 ini menambahkan, meski kemantapan jalan Provinsi Jabar terkoreksi cukup signifikan, nyatanya kondisinya masih sangat baik. Pasalnya, nilai 85% – 100% masuk kategori sangat baik.

Kang Memo juga mengakui, ada beberapa ruas jalan provinsi yang sudah habis masa layanannya.  Habisnya masa umur jalannya bisa menyebabkan kondisi jalan jatuh secara drastis, dari baik dan sedang menjadi rusak ringan, sedang dan bahkan berat.  

Untuk itu, Komisi IV DPRD Jabar minta pihak Dinas BMPR Jabar selaku OPD yang bertanggungjawab sector infrastruktur jalan untuk melakukan upaya peningakatan kemantapan jalan, seperti melakukan pemeliharaan, peningkatan dan rehabilitasi. Sehingga, jalan-jalan provinsi yang tersebar di 27 kab/kota tetap terjaga  kemantapannya, tandasnya. (adikarya/yadi).

Komentar

Realita Terbaru