oleh

Kapan Saja Pencemaran Bisa Terjadi, Satgas Citarum Awasi Sungai Setiap Hari

BANDUNG, realitapublik.com,— Menjaga aliran sungai dari pencemaran bukanlah hal yang sederhana untuk dilakukan. Sungai merupakan obyek terbuka dan kapan saja bisa terjadi pencemaran.

Mulai dari pencemaran limbah rumah tangga atau sampah hingga potensi terjadinya pencemaran limbah industri. Panjang dan lokasi aliran sungai yang melintasi kawasan padat penduduk berpotensi tinggi terjadinya pencemaran sampah.

Sementara aliran sungai yang dimanfaatkan oleh industri sebagai sarana pembuangan limbah cair setelah melalui tahap pengolahan, dapat tercemar jika didapati praktek tidak bertanggung jawab dari perusahaan dalam mengolah dan mengoperasikan IPAL sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Pantau Pembangunan SPALDT, Dansektor 7 Pastikan Penyelesaian Pengerjaan Tepat Waktu

Atas dasar itulah, Satgas Citarum khususnya jajaran Sektor 21-6 Citepus secara konsisten melakukan pengawasan dan melaksanakan giat pembersihan sungai Citepus di wilayah desa Cangkuang Wetan-Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Setiap hari, mulai dari karya bakti, patroli, hingga sosialisasi sungai Citarum selalu dilakukan anggota satgas dan warga pelopor kebersihan. Minggu (09/05/2021), sejak pagi sekira Pukul 08.00 WIB, satgas bersama warga pelopor kebersihan menggelar pembersihan sungai Citepus di wilayah kampung Leuwimelang, RT.0 RW.04, Pasawahan, Dayeuhkolot.

“Kegiatan pembersihan dilakukan di aliran dan bantaran sungai sepanjang 25 meter,” ujar Sertu Mustofa, Satgas Sektor 21-6 Citepus.

Baca Juga  Karya Bakti Sungai Citarik Di Desa Padamukti

Kami juga, kata Sertu Mustofa, mengajak warga masyarakat dan mempelopori kegiatan memungut sampah plastik dan mengambil sampah yang ada di pinggir sungai untuk dikumpulkan di bak sampah yang ada lalu di bakar, terangnya.

Di bawah komando Dansektor 21 Kol Arm Nursamsudin, jajaran anggota subsektor yang tersebar di 18 wilayah mencakup Kota Cimahi, Sumedang dan Kabupaten Bandung. Menjalankan tupoksi dalam mengembalikan kelestarian DAS Citarum, satgas sektor 21 khususnya Subsektor 6 Citepus konsisten melaksanakan renaksi harian.

Baca Juga  Giat Rutin Sungai, Satgas Bersama Warga Bersihkan Aliran Sepanjang 60 Meter

Seusai melaksanakan giat karya bakti sungai, lanjut Sertu Mustofa, satgas melanjutkan kegiatan patroli sungai. Dan sekaligus melakukan giat komunikasi sosial kepada warga bantaran sungai. Mengajak dan mengkampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat.

Intinya, kata Sertu Mustofa, kami mengajak warga supaya ikut serta berperan aktif mengembalikan ekosistem dan kelestarian sungai dan menghijaukan kembali bantaran.

“Menjadi jaring informasi industri yang masih membuang limbah ke sungai dan bersama menjaga juga mengajak warha menjadi pelopor untuk tidak membuang sampah di sungai,” ungkapnya. (Cuy).

Komentar

Realita Terbaru